Lidah kukelu dan minda ku membeku
Semangat kuhilang entah ke mana
Dari pagi sehingga malam datang menjelma
Congak posisi diri
Macam-macam cara tuk kulepaskan raga
Dari berterusan ku disakiti
Engkau yang belagak bagai raja di istana
Jadikan ku sang abdi
Mau saja…aku melepaskan diri dan terus berlari
Ikut saja…kata hati yang berbisik meracuni
Boleh saja …ku turutkan kata hati yang ingin mencuba
Gagal lagi…kamar ku sedia terkunci
Difikir-fikir mengapa harus takut
Sedangkan asal ku yang berkuasa
Biarpun aku Stacy bukannya permaisuri
Harga diriku tinggi
Engkau sekadar datang menumpang saja
Telah terbongkar sifatmu pendusta
Ingin mengaut apa saja yang ada
Namun aku penghalang
Mau saja…Aku melepaskan diri dan terus berlari
ikut saja…kata hati yang berbisik meracuni
Boleh saja…ku turutkan kata hati yang ingin mencuba
Gagal lagi…kamar kusedia terkunci
Umpama perang
Umpan perlu dikorbankan
Demi mencapai maksud dan tujuan oh…
Perasaanku terpaksa menjadi taruhan
Akhir nanti engkau akan pasti aku tawani
Showing posts with label Aku Stacy. Show all posts
Archives
-
▼
2011
(20)
-
▼
March
(20)
- Aizat – Sungai Lui
- Maher Zain – For The Rest Of My Life
- Adzrin Azhar – Pujaan Malaya
- Mizz Nina & Colby O’ Donis – What You Waiting For
- Sixth Sense – Yang Sempurnakan Ku
- Hanyut – Faizal Tahir
- Malique & Najwa – Senyum
- Filianti Vlee - Bila Cinta (OST Lagenda Budak Setan)
- Suhaimi Mior Hassan, Ana Raffali & Altimet - Kalau...
- Anuar Zain – Sedetik Lebih
- Maher ZainIn – sya Allah (Versi Melayu)
- Tomok – Pukau
- Fiq – Tragis
- Nashrin – Fobia Cinta
- Bagak – Curiga
- Aizat – Years From Now
- Zizan Raja Lawak & Dina – Selamat Tinggal
- Akim & Stacy – Jahatnya Cinta
- Shahir – Luar Biasa
- Saleem - Engkau Bernama Kekasih
-
▼
March
(20)
Followers
Powered by Blogger.