Biarkan berlalu
Semua kepedihanmu
Lelapkan matamu
Biarlahkan mimpi membawamu
Ke mana kau mahu
Selamat malam
Tidurlah sayangku
Siang kan tiba bercahaya
Bermula baru semua untukmu
Biarkan berlabuh tirai kisah semalam
Yang indah itu ada padamu
Dengan setiap impian dan harapan
Selamat malam
Tidurlah sayangku
Siangkan tiba bercahaya
Bermula baru semua untukmu
Kan ku menjadi arjuna dalam mimpi-mimpimu
Kan ku panah tepat ke jiwamu atas nama cintaku
Pari-pari ku utus bawa kau ke sini lagi
Terhapus semua air mata dengan senyuman
Selamat malam sayang
Selamat malam kasih
Selamat malam sayang
oooo…
Selamat malam sayang
Selamat malam kasih
Selamat malam sayang
oooo…
Tidurlah sayangku
Siangkan tiba bercahaya
Bermula baru semua untukmu
Selamat malam
Tidurlah sayangku
Begitu Berat Melangkah
Melihat Kau Bersamanya
Adakah Aku Yang Salah
Atau Hanya Helah Saja
Ku Masih Mencintai Diri Kamu
Bila Kau Menjauh
Ku Rindu
Kau Bagaikan Udara
Yang Membantu Aku
Untuk Terus Hidup Di Atas Dunia
Tanpa Mu Ku Lemah
Pasti Aku Tak Berdaya
Kerna Kau Maha Karya Cinta
Biarpun Kau Tidak Mahu
Menerima Kasih Daku
Ku Kan Setia Bersama Mu
Sehingga Ke Akhir Waktu
Ku Masih Menyayangi Diri Kamu
Bila Kau Berlalu
Ku Rindu..
Kau Bagaikan Udara
Yang Membantu Aku Untuk Terus Hidup Diatas Dunia
Tanpa Mu Ku Lemah
Pasti Aku Tak Berdaya
Kerna Kau Maha Karya Cinta
Kau Takkan Dapat Aku Lupakan
Kerna Kaulah Punca Cinta Kita
Mengajar Aku Erti Bahagia
Kembalilah..
Terimalah Pesan Daku
Yang Akan Terus Menunggu
Bila bertalu rentak di kalbu
Hasrat yang tersirat semakin ku buru
Bila bergema laungan gempita
Harapan bernyala nadiku berganda
Gemuruh jiwa semangat membara
Dari puncak ingin ke angkasa
Berkalungkan bintang berkelipan
Menyerlah jauh dari yang biasa
Bila bertalu rentak di kalbu
Hasrat yang tersirat semakin ku buru
Bila bergema laungan gempita
Harapan bernyala nadiku berganda
Gemuruh jiwa semangat membara
Dari puncak ingin ke angkasa
Berkalungkan bintang berkelipan
Menyerlah jauh dari yang biasa
Ungkapan ini bukan sekadar bermimpi
Segalanya pastikan terbukti nanti
Ulang :
Gemuruh jiwa semangat membara
Dari puncak ingin ke angkasa
Berkalungkan bintang berkelipan
Menyerlah jauh dari yang biasa
Cuba kau dengar
Cuba kau cuba
Diam bila ku cuba
Tuk berbicara dengan kamu
Pernahkah kau ada
Bila ku perlu
Tuk meluahkan rasa hati
Dan bila kau bersuara
Setia ku mendengar
Agar tenang kau merasa
Siapa
Sebenarnya aku padamu
Mungkin sama dengan teman lain
Yang bisa kau buat begitu
Dan bila
Tiada lagi teman bermain
Kau pulang tuk dapatkan aku
Itulah aku…padamu
Cuba kau lihat
Cuba kau cuba
Renung ke mata aku
Bila ku kaku melihatmu
Pernahkah kau ada
Bila ku perlu
Tuk menyatakan rasa sakit
Dalam diri
Dan bila kau perlu
Setia ku menunggu
Agar senang kau merasa
Siapa
Sebenarnya aku padamu
Mungkin sama dengan teman lain
Yang bisa kau buat begitu
Dan bila
Tiada lagi teman bermain
Kau pulang tuk dapatkan aku
Itulah aku…padamu
Maafkan kerana aku tak pernah
Terlintas tuk menulis pada mu
Salahkan ku
Tak mungkin lagi aku meminta
Untuk kau mendengar..
Untuk kau melihat ke mataku
Siapa
Sebenarnya aku padamu
Mungkin sama dengan teman lain
Yang bisa kau buat begitu
Dan bila
Tiada lagi teman bermain
kau pulang tuk dapatkan aku
itulah aku…padamu
Tuhan aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku berdoa semoga saja
Ini terbaik untuknya
Dia bilang, “Kau harus bisa seperti aku”
“Yang sudah biarlah sudah”
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja cintamu seperti cintaku
Selang waktu berjalan
Kau kembali datang
Tanyakan keadaanku
Kubilang, “Kau tak berhak tanyakan hidupku”
Membuatku s’makin terluka
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Coba saja lukamu seperti lukaku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Sungguh indah hari yang cerah!
Sehari semalam
tak dapat lena
Rahsia jiwa terlepas ke telinga
Mana ku sedia oohh..
Mana ku duga dikau rasa cepat ini bertindak
saatku kabur erti cinta..
BRIDGE
Cemasnya,
tak terkira
Penatlah,
apa dikata
Waktunya,
dah tiba
Tiba masaku kenal cinta
KORUS
Tiap kali kau dekat
Hati seakan lompat
Lebih cerah dipagi yang cerah
Tiap kaliku dengar suaramu
hilanglah gentar
Sungguh indah dihari yang cerah
ooohhh...ohhhh...ohh!!
Tidakku menyangka
ini waktunya
Kau meluahkan kasih lama tersimpan
Manaku sedia oohh ooh..
Manaku duga dikau rasa cepat ini bertindak
saatku kabur erti cinta..
*ulang Bridge dan Korus
Ku akui sesekali ku terpesona
dengan wajahmu..
Tak terfikir sejauh ini
Dikau bersungguh ingin menyayangiku ...
*ulang KORUS 2x
Tika aku sendirian
Tika rindu menyapaku
Tika gelisah menyisir diriku
Kau nafas yang ku hela cinta
Kau jiwa dan inspirasi ku kasih
Demi Tuhan kau ku cintai
Aku rindu sentuhan mu
Aku perlu bicara mu
Aku dahagakan belaian kasih mu
Andai engkau tahu isi hati
Peritnya cinta yang suci
Oh kasih ku aku cinta kamu
Lafaz kata mu terindah kata
Kau ilham segala asmara dewa
Hati luka yang ku relai
Aku rindu sentuhan mu
Aku perlu bicara mu
Aku dahagakan belaian kasih mu
Andai engkau tahu isi hati
Peritnya cinta yang suci
Oh kasih ku aku cinta kamu
Archives
-
▼
2011
(20)
-
▼
March
(20)
- Aizat – Sungai Lui
- Maher Zain – For The Rest Of My Life
- Adzrin Azhar – Pujaan Malaya
- Mizz Nina & Colby O’ Donis – What You Waiting For
- Sixth Sense – Yang Sempurnakan Ku
- Hanyut – Faizal Tahir
- Malique & Najwa – Senyum
- Filianti Vlee - Bila Cinta (OST Lagenda Budak Setan)
- Suhaimi Mior Hassan, Ana Raffali & Altimet - Kalau...
- Anuar Zain – Sedetik Lebih
- Maher ZainIn – sya Allah (Versi Melayu)
- Tomok – Pukau
- Fiq – Tragis
- Nashrin – Fobia Cinta
- Bagak – Curiga
- Aizat – Years From Now
- Zizan Raja Lawak & Dina – Selamat Tinggal
- Akim & Stacy – Jahatnya Cinta
- Shahir – Luar Biasa
- Saleem - Engkau Bernama Kekasih
-
▼
March
(20)